Panduan InstaBlast Pro yang mudah dipahami, bahkan untuk pemula.
Halaman ini menjelaskan alur kerja semua fitur utama InstaBlast Pro dengan bahasa sederhana, langkah per langkah, dan contoh tampilan asli aplikasi. Anda bisa membacanya dari atas ke bawah, atau lompat ke menu yang ingin dipelajari dulu.
Urutan pakai paling aman untuk pemula
Login dulu atau aktifkan trial gratis.
Hubungkan satu akun WhatsApp di menu Device WhatsApp.
Pakai 1 akun dulu saat belajarJangan langsung banyak akun. Kuasai alur satu akun dulu sampai paham.
Buat satu grup kontak uji cobaIsi beberapa nomor internal agar Anda bisa tes pesan tanpa risiko salah kirim.
Gunakan preview sebelum kirimSelalu cek tampilan pesan di preview HP agar format, variabel, dan bold sudah benar.
Cek laporan setelah broadcastDari sini Anda tahu berapa yang terkirim, gagal, atau masih menunggu proses.
Tutorial Video
Tonton panduan InstaBlast Pro versi video.
Jika Anda lebih nyaman belajar lewat video, tutorial ini bisa membantu memahami alur penggunaan InstaBlast Pro dengan lebih cepat. Videonya bisa diputar langsung dari halaman panduan atau dibuka ke YouTube.
Halaman login adalah pintu masuk utama ke sistem. Di sini pengguna lama bisa langsung masuk, sedangkan pengguna baru bisa mencoba trial dengan verifikasi OTP WhatsApp.
Fungsi utama
Masuk ke akun, aktifkan trial, dan verifikasi keamanan sebelum akun trial dibuat.
Kapan dipakai
Saat pertama kali ingin memakai InstaBlast Pro atau saat ingin login lagi ke akun yang sudah ada.
Yang perlu disiapkan
Email aktif, password, dan nomor WhatsApp yang valid jika memakai trial OTP.
Jika sudah punya akun, isi email dan password lalu klik tombol masuk.
Jika ingin trial, buka bagian trial lalu isi email, password, dan nomor WhatsApp.
Klik kirim OTP. Sistem akan mengirim kode verifikasi ke WhatsApp yang didaftarkan.
Masukkan kode OTP sebelum masa berlaku habis. Setelah berhasil, akun trial langsung dibuat.
Catatan penting: OTP trial dibuat untuk mencegah penyalahgunaan trial. Jadi trial bukan lagi hanya isi email, tetapi harus lolos verifikasi WhatsApp.
Contoh halaman login dan form trial. Klik gambar untuk melihat ukuran penuh.
Ringkasan Sistem
2. Dashboard
Dashboard adalah halaman pertama setelah login. Menu ini membantu Anda melihat apakah akun WhatsApp sudah terhubung, berapa jumlah broadcast, dan status umum penggunaan akun.
Apa yang terlihat
Status koneksi WA, akun aktif, total akun, total broadcast, pesan terkirim, dan pesan gagal.
Untuk siapa
Pemilik usaha, admin, atau operator yang ingin melihat kondisi sistem secara cepat.
Keuntungan
Anda bisa tahu dalam beberapa detik apakah sistem siap dipakai atau masih perlu setup akun.
Lihat bagian atas untuk mengetahui akun aktif dan jumlah akun WhatsApp yang tersedia.
Jika belum ada akun, Anda bisa langsung klik tombol hubungkan WhatsApp untuk memulai scan QR.
Gunakan kartu statistik untuk mengecek hasil kirim terbaru tanpa harus masuk ke laporan lebih dulu.
Dashboard berisi ringkasan akun aktif, status WA, dan statistik broadcast.
Sambungkan WhatsApp
3. Device WhatsApp
Menu ini dipakai untuk menambahkan akun WhatsApp, memberi nama akun, scan QR, dan mengatur akun mana yang dipakai saat broadcast atau tools dijalankan.
Fungsi utama
Menjadi pusat pengelolaan semua nomor WhatsApp yang akan dipakai di dalam aplikasi.
Cocok untuk
Bisnis yang memakai lebih dari satu nomor, misalnya nomor CS, admin, atau nomor blast terpisah.
Yang bisa dilakukan
Tambah akun baru, scan QR akun aktif, ganti nama akun, dan hapus akun jika tidak dipakai.
Masuk ke menu Device WhatsApp.
Isi nama akun jika perlu, lalu klik tambah akun.
Klik scan QR akun aktif, lalu buka WhatsApp di HP dan scan kode QR.
Setelah status online, akun itu siap dipakai untuk blast, tools, atau AI.
Tips pemula: beri nama akun sesuai fungsi, misalnya CS Utama, Blast Promo, atau Admin Toko. Ini akan sangat membantu saat akun sudah banyak.
Menu Device WhatsApp dipakai untuk menambah akun dan scan QR.
Data Target
4. Kontak dan Grup Kontak
Sebelum broadcast, Anda perlu menyiapkan data nomor tujuan. Di sinilah Anda bisa membuat grup kontak, import file, paste nomor, dan menyimpan variabel seperti nama pelanggan, alamat, kendaraan, dan data lainnya.
Manfaat utama
Kontak menjadi rapi, bisa dipakai ulang, dan lebih mudah dipilih saat broadcast.
Variabel kontak
Jika Anda import kolom seperti nama atau alamat, data ini bisa dipanggil ke pesan untuk personalisasi.
Tambahan penting
Menu ini juga punya daftar unsubscribe agar nomor yang berhenti berlangganan tidak ikut dikirimi lagi.
Buka menu Kontak lalu buat nama grup kontak baru.
Import data dari CSV/TXT atau tempel nomor secara manual.
Periksa preview tabel variabel untuk memastikan kolom terbaca dengan benar.
Setelah tersimpan, grup ini bisa dipilih di Campaign Blast.
Menu kontak membantu Anda menyiapkan grup nomor dan variabel pelanggan untuk dipakai saat blast.
Pengiriman Pesan
5. Campaign Blast
Inilah menu utama untuk membuat pesan broadcast. Anda bisa memilih akun pengirim, grup kontak, menulis pesan, menambah media, memakai spintax, memanfaatkan AI, dan menjadwalkan pengiriman.
Fitur penting
Preview HP, variabel kontak, spintax AI berat, media upload, delay, break anti-spam, dan jadwal kirim.
Cocok untuk
Promo massal, pengingat pelanggan, follow-up, broadcast informasi, dan pesan dengan personalisasi.
Keuntungan besar
Anda bisa melihat bentuk pesan sebelum kirim, jadi kesalahan format bisa dikurangi sejak awal.
Pilih akun WhatsApp yang akan dipakai untuk mengirim.
Pilih grup kontak target dari menu Kontak.
Tulis isi pesan di kolom pesan.
Kalau perlu, gunakan tombol Analisa Pesan atau Spintax AI Berat.
Lihat preview HP di sisi kiri untuk memastikan format sudah benar.
Pilih kirim sekarang atau jadwalkan untuk nanti.
Tips pemula: jangan langsung kirim ke banyak nomor. Coba dulu ke beberapa nomor internal agar Anda bisa memastikan format pesan, gambar, variabel, dan bold tampil sesuai harapan.
Campaign Blast adalah tempat menulis pesan, mengatur target, melihat preview, dan mengirim broadcast.
Pantau Hasil
6. Laporan
Setelah broadcast berjalan, semua hasilnya bisa dicek di menu Laporan. Di sini Anda bisa melihat ringkasan terkirim, gagal, success rate, antrean yang masih berjalan, dan riwayat campaign sebelumnya.
Yang dipantau
Pesan sukses, gagal, total sesi, antrean aktif, dan jadwal yang belum jalan.
Kegunaan
Membantu evaluasi apakah campaign berjalan mulus atau ada akun/nomor yang perlu dicek.
Nilai praktis
Anda bisa membandingkan campaign yang satu dengan lainnya dan mengetahui pola hasil kirim.
Buka menu Laporan setelah melakukan broadcast.
Lihat ringkasan angka di bagian atas.
Cek tabel antrean jika ada blast yang masih berjalan atau sudah dijadwalkan.
Gunakan tabel riwayat untuk melihat campaign yang sudah selesai.
Menu laporan memperlihatkan performa broadcast, antrian aktif, dan riwayat campaign.
Alat Bantu
7. Tools WhatsApp
Menu Tools berisi alat bantu teknis untuk pekerjaan WhatsApp. Biasanya dipakai saat Anda ingin validasi nomor, mengambil daftar grup, menarik member grup, atau menganalisa data chat dari akun aktif.
Kapan dipakai
Saat Anda butuh pekerjaan teknis tambahan di luar broadcast biasa.
Contoh fungsi
Validasi nomor, ambil member grup, dan scrape riwayat chat.
Perhatian
Beberapa tools memerlukan akun aktif yang sudah benar-benar login di WhatsApp.
Pilih akun WhatsApp aktif yang akan dipakai untuk tools.
Masuk ke tool yang dibutuhkan, misalnya validasi nomor atau scrape grup.
Jalankan proses dan simpan hasilnya bila diperlukan.
Menu tools cocok untuk kebutuhan teknis seperti validasi dan pengambilan data grup.
Balas Otomatis
8. Auto Reply AI
Menu Auto Reply dipakai untuk mengatur balasan otomatis berbasis AI. Anda bisa memilih akun mana yang dibalas otomatis, memasukkan prompt, knowledge produk, gambar produk, sampai integrasi ongkir RajaOngkir.
Fungsi utama
Membantu menjawab chat pelanggan secara otomatis tanpa harus membalas manual satu per satu.
Yang bisa diatur
Aktif/nonaktif AI, akun target, delay balas, memory, knowledge produk, dan data ongkir.
Hasil yang diharapkan
Jawaban pelanggan menjadi lebih cepat, lebih konsisten, dan bisa dibedakan per akun atau produk.
Aktifkan toggle balas otomatis AI.
Pilih akun WhatsApp yang ingin dibalas otomatis.
Isi prompt atau pengaturan knowledge produk sesuai kebutuhan bisnis Anda.
Lakukan tes AI untuk memastikan respons sudah sesuai.
Tips pemula: mulailah dari prompt yang sederhana, misalnya gaya bahasa ramah, singkat, dan fokus menjawab pertanyaan produk. Setelah stabil, baru tambahkan knowledge yang lebih detail.
Menu Auto Reply AI dipakai untuk mengatur akun, prompt, produk knowledge, dan balasan otomatis.
Integrasi
9. API & Integrasi
Jika Anda ingin menghubungkan InstaBlast Pro ke aplikasi lain, gunakan menu API & Integrasi.
API & Integrasi
Dipakai saat Anda ingin menghubungkan sistem lain ke InstaBlast Pro, misalnya CRM atau aplikasi internal.
Siapa yang cocok
Tim teknis, developer, atau bisnis yang sudah butuh integrasi lebih lanjut.
Untuk API, baca dokumentasi endpoint yang sudah disediakan di dalam aplikasi.
Salin base URL, username, dan password API jika ingin integrasi ke sistem lain.
Menu API & Integrasi berisi dokumentasi endpoint dan contoh koneksi ke aplikasi lain.